Tuesday, May 13, 2008

Sesuatu Yang Tertunda

Disini aku sendiri menatap relung-relung hidup
Aku merasa hidupku tak seperti yang ku inginkan
Terhampar begitu banyak warna gelap sisi hidupku
Seperti yang mereka tau
Seperti yang mereka tau

Aku merasa dusudutkan kenyataan
Menuntut hidupku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku, menantang sendiriku

Temui cinta lepaskan rasa
Temui cinta lepaskan rasa

Disini aku sendiri masih seperti dulu yang takut
Aku merasa hidupku pun surut
Tuk tumpukan harapan
Tergambar begitu rupa
Samar seperti yang kurasa
Kenyataan itu pahit
Kenyataan itu sangatlah pahit

Selengkapnya.....

Yang Terlupakan

Denting piano kala jemari menari
Nada merambat pelan sikesunyian malam
Saat datang rintik hujan
Bersama sebuah bayang
Yang pernah terlupakan

Hati kecil berbisik, untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda
Seribu sesal didepan mata
Seperti menjelma saat aku tertawa
Kala memberimu dosa

Oh...maafkanlah
Oh...maafkanlah

Rasa sesal didasar hati
Diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyummu tetap mengikuti

Selengkapnya.....

Jangan Tutup Dirimu

Dari hati yang paling dalam
Kudendangkan
Sebuah lagu temani sepi
Sejenak iringi nurani

Ada jarak diantara kita
Selimuti sekian waktu telah tersita
Ingin ku bilang jarak terbentang
Semoga

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat-erat
Jangan buang pelukku yang tulus
Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang halus
Jangan tutup dirimu

Buat apa kau diam saja
Bicaralah agar aku semakin tahu
Warna dirimu duhai permata
Kau mimpiku....
Aku tak bohong
Seperti yang kau kira
Seperti yang selalu kau duga
Pintaku kau percaya
Usah ragu

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat-erat
Jangan campakkan pelukku yang tulus
Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang kering
Jangan tutup dirimu

Selengkapnya.....

Yang Tersendiri

Terhempas ku terjaga
Dari lingkar mimpi
Pada titik sepi
Suaramu terngiang
Menembus khayalku
Yang juga tentangmu

Dan ku akui tanpa kemunafikan
Kucinta kau
Bahwasanya keakuan ku bersumpah
Kucinta kau

Bayangmu menghantui
Setiap gerakku
Dan kemauanku
Dahagaku akanmu
Matikan emosi
Juga ambisimu

Selengkapnya.....

Sebelum Kau Bosan

Sebelum kau bosan
Sebelum aku menjemukan
Tolonglah ucapkan
Dan tolong engaku ceritakan
Semua yang indah
Semua yang cantik berjanjilah

Ciptakanlah lagu
Yang kau anggap merdu dik
Nyanyikan untuk ku
Sungguh aku perlu itu
Bila kau tak suka
Bilang saja suka, berjanjilah

Pergilah kau pergi
Dan janganlah kembali
Bila itu kau ingini
Ku mohon jangan katakan pergi

Jarak telah jauh
Yang sudah kita tempuh dik
Coba pikir itu
Sebelum tinggalkan aku
Teruslah berdusta
Samapai engaku muak, berjanjilah

Selengkapnya.....

Maaf Cintaku

Ingin kuludahi muka mu yang canti
Agar kau mengerti bahwa kau memang cantik
Ingin ku congkel keluar indah matamu
Agar engaku tahu memang indah matamu

Harus ku akui bahwa aku pengecut
Untuk menciummu juga merabamu
Namun aku tak takut untuk ucapkan
Segudang kata cinta padamu

Mengertilah perempuanku
Jalan masih teramat jauh
Mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh
Maaf cintaku
Aku menggurui kamu
Maaf cintaku
Aku nasehati kamu

Selengkapnya.....

Nyanyianmu

Kau petik gitar nyanyikan lagu
Perlahan usap hatiku
Terucap janji ku untuk mu
Tenggelamku di tembangmu

Tulikanlah kedua telingaku
Butakanlah kedua bola mataku
Agar tak kulihat dan kudengar
Kedengkian yang mungkin benar

Memang aku jatuh
Dalam cengkramanmu
Sungguh aku minta

Teruskanlah kau bernyanyi
Kan ku dengar itu pasti
Teruskanlah kau bernyanyi
Dan jangan lagu mu terhenti

Selengkapnya.....
 

Mengenai Saya

Admin
i'm just a man, a univercity student, and a lover music

Komentar Anda

Link Teman

My Blog is proudly powered by Blogger.com